10 pemain Sriwijaya FC (SFC) dengan susah payah menaklukkan 9 pemain Persija Jakarta dengan skor tipis 2-1 di lanjutan Indonesia Super League (ISL). Dua gol kemenangan Laskar Wong Kito diborong strikernya, Hilton Moreira.
Dengan raupan tiga poin di kandang ini, SFC berhasil menempel pemuncak klasemen sementara Persisam Putra Samarinda yang sama-sama mengoleksi sembilan poin. Sedangkan Persija harus rela turun ke peringkat empat dengan koleksi tujuh poin.
Bertanding di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu 18 Desember 2011, tuan rumah Sriwijaya FC langsung tampil menekan. Namun pertahanan Persija tampaknya cukup sukses membuat frustasi barisan penyerang Laskar Wong Kito.
Namun petaka menghampiri Persija setelah kiper Andritani Ardhiyasa diusir wasit di menit 24 karena menyentuh bola di luar kotak penalti saat mencoba menghalau sontekan Keith Kayamba Gumbs. Kiper Galih Sudaryono masuk dan Johan Juansyah ditarik keluar.
Duel semakin panas. Puncaknya, wasit kembali mengeluarkan dua kartu merah di menit 33, satu untuk bek Persija, Fabiano dan satu lagi untuk penyerang SFC, Keith Kayamba. Kedua terlibat saling dorong dan hampir adu jotos sebelum skor kaca mata tetap bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Laskar Wong Kito yang unggul jumlah pemain langsung tampil agresif. Sriwijaya FC baru dapat menjebol gawang Persija di menit 56 lewat tendangan bebas Hilton. SFC sementara unggul 1-0 atas tamunya.
Sriwijaya mencoba membalas lewat tendangan keras bek sayap Ismed Sofyan pada menit 62. Sayang bola hasil sepakannya masih melebar dari gawang Ferry Rotinsulu.
Semenit kemudian, giliran Sriwijaya FC yang mengancam gawang Persija. Namun usaha Hilton dengan melepaskan sebuah tandukan terukur berhasil digagalkan kiper Galih Sudaryono. SFC tetap mendominasi jalannya pertandingan.
Namun tim tuan rumah justru dikejutkan dengan gol Persija lewat bola mati Pedro Javier pada menit 78. Tendangan bebas yang terbilang jauh itu berhasil menjebol gawang Sriwijaya FC setelah kiper Ferry Rotinsulu gagal menangkap bola yang seharusnya dengan mudah dikuasai.
Beruntung Sriwijaya FC punya seorang Hilton Moriera. Mantan striker Persib Bandung ini berhasil menyambar umpan silang Thierry Gathusi sekaligus membuat Sriwijaya akhirnya u
TEMPATNYA YANG BELADAS (BELA ARMADA SRIWIJAYA FC PALEMBANG)dan selalu support SRIWIJAYA FC PALEMBANG
Minggu, 18 Desember 2011
Rabu, 14 Desember 2011
rahasia kayamba gumbs tetap bugar
Keith Jerome "Kayamba" Gumbs adalah sosok panutan bagi pemain asing dan lokal di Indonesia. Tidak hanya karena permainannya yang menawan, tetapi juga karena pola hidupnya yang layak diacungi dua jempol.
Adalah sang istri Laurencia yang mengungkapkan sedikit tentang rahasia kebugaran Kayamba. Pemain yang diusia ke-40 tetapi tetap seperti para pemain usia 20 tahunan. Gumbs tetap bugar, mampu bermain lebih dari 90 menit, terus bergerak dan satu yang pasti kecepatannya tidak pernah tergerus usianya.
"Dia tipe family man, tidak banyak ulah, lebih suka di rumah jika tidak sedang latihan, pecandu olahraga," puji Laurencia, Rabu (14/12/2011).
Menurut wanita asal Australia ini, Kayamba selalu bisa mengatur hidupnya dengan menjaga pola makan teratur, mengonsumsi sayur dan daging sesuai asupan yang dibutuhkan tubuhnya.
"Dia selalu tidur di bawah jam sepuluh malam, itu menurut saya yang paling utama, karena dengan tidur teratur, metabolisme tubuh bisa dengan teratur mengembalikan kebugaran dan tetap awet muda," urainya
Adalah sang istri Laurencia yang mengungkapkan sedikit tentang rahasia kebugaran Kayamba. Pemain yang diusia ke-40 tetapi tetap seperti para pemain usia 20 tahunan. Gumbs tetap bugar, mampu bermain lebih dari 90 menit, terus bergerak dan satu yang pasti kecepatannya tidak pernah tergerus usianya.
"Dia tipe family man, tidak banyak ulah, lebih suka di rumah jika tidak sedang latihan, pecandu olahraga," puji Laurencia, Rabu (14/12/2011).
Menurut wanita asal Australia ini, Kayamba selalu bisa mengatur hidupnya dengan menjaga pola makan teratur, mengonsumsi sayur dan daging sesuai asupan yang dibutuhkan tubuhnya.
"Dia selalu tidur di bawah jam sepuluh malam, itu menurut saya yang paling utama, karena dengan tidur teratur, metabolisme tubuh bisa dengan teratur mengembalikan kebugaran dan tetap awet muda," urainya
Selasa, 13 Desember 2011
kembalinya sia anak hilang
Kini, setelah menjalani masa redup bersama Mitra Kukar pada tahun 2009 yang lalu, pemain kelahiran Palembang 33 tahun yang lalu itu, mencoba peruntungannya di Klub Kota kelahirannya yaitu Sriwijaya FC.
Keinginan Ilham untuk memperkuat Sriwijaya FC, selain dikarenakan ingin mengabdikan diri pada klub kota kelahirannya, Ilham juga ingin mengulang memori manis ketika menjadi top skor Piala Tiger tujuh tahun yang lalu. Pada saat itu, Ponaryo Astaman dan Firman Utina yang kini menjadi Pemain Sriwijaya FC merupakan pemain yang menjadi pemberi umpan yang manis pada dirinya.
Ternyata, keinginan Ilham untuk bergabung dengan Sriwijaya FC tidaklah mudah. Dia harus mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Pelatih Sriwijaya FC yang bernama Kas Hartadi. Seleksi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi fisik dan kemampuan bermain Ilham pada saat ini setelah sempat meredup ketika membela Mitra Kukar dua tahun yang lalu.
Selama menjalani seleksi bersama Sriwijaya FC, pelatih Sriwijaya FC yang bernama Kas Hartadi mengatakan bahwa skill Ilham masih sangat bagus. Tetapi keputusan tetap akan diambil setelah Sriwijaya FC menjalani pemusatan latiah di Solo pada awal November nanti.
"Kami akan melihat dia dalam Training Centre (Pemusatan Latihan) di Solo, dia pemain berpengalaman dan berkualitas, fisiknya bagus dan makanya diberikan kesempatan," Kata Kas Hartadi.
Peluang Ilham untuk bergabung dengan Sriwijaya FC masih terbuka lebar. Hal ini dikarenakan pada saat ini Sriwijaya FC masih kekurangan stok pemain yang berposisi sebagai penyerang murni. Setelah sebelumnya batal mendapatkan Ramdhani Lestaluhu dan Bambang Pamungkas, otomatis Sriwijaya FC hanya memiliki Riski Novriansyah dan Rahmat Rivai sebagai penyerang murni.
Hal ini tentunya akan membuat Ilham dipertimbangkan oleh Pelatih Sriwijaya FC kalau mempunyai skill yang bagus. Selain mempunyai skill yang bagus, hal lain yang dapat menjadi nilai tambahan bagi Ilham adalah dia merupakan putra Palembang asli.
Sebentar lagi awal November tiba. Sriwijaya FC akan menjalani pemusatan latihan di Solo dan mengadakan uji coba dengan beberapa tim di Solo. Selain itu, Sriwijaya FC juga akan mengikuti turnamen Inter Island Cup pada tanggal 04 November 2011. Inilah ajang pembuktian bagi Si Anak Hilang bahwa dia masih layak bergabung dengan Sriwijaya FC dan pantas untuk disegani oleh pemain lawan.
Senin, 12 Desember 2011
kemenangan futsal perdana kelas 11 ips 2 porseni smandaks
hari pertama porseni di mulai hari senin 12 desember 2011 jadwal ips 2 bermain pukul 5 sore bermain dengan suasana mendung team ips 2 bermain dengan pola cepat dan menguasai permainan selama pertandingan langsung ,setelah beberapa kali menyerang akhirnya team kami 11 ips 2 dapat mencetak gol dari bima dengan akselarasi cantik dan lansung saja menceploskan bola kepojok gawang sehingga tidak dapat dijangkau kiper 11 ipa 4 m ikbal 1-0 buat ips 2 ,satu gol ini juga meningkatkan moral pemain pemain ips 2 dan alhasil ips 2 pun menambah keunggulan melalui kaki yokka faiz memanfaatkan umpan silang dari bima 2-0 buat ips 2 hingga pertandingan babak pertama berakhir ,memasuki babak kedua tekana terus dilakukan oleh kedua tim namun dewi fortuna belum memihak kedua nya akhirnya 11 ipa 4 lawan team kami dapat memperkecil keadaan lewat gol fahmi 2-1 biat ips 2 hasil ini tidak berubah hingga wasit meniup pertandingan berakhir kemenangan ini membuat kami melaju ke babak selajutnya melawan antara pemenang x-5 melawan 11 ipa 3
skuad ips 2 = fendika damar ,nuurin dandun,bima lukyta,yokka faiz ,andi ,chaidir ,sandy dan handy ,rian andriansyah
skuad ips 2 = fendika damar ,nuurin dandun,bima lukyta,yokka faiz ,andi ,chaidir ,sandy dan handy ,rian andriansyah
Minggu, 11 Desember 2011
sriwijaya fc 2-1 psps pekanbaru
Sriwijaya FC berhasil memetik kemenangan kedua dalam Indonesian Super League setelah berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru 2-1 di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (11/12). Dua gol kemenangan Laskar Wong Kito dipersembahkan Keith Kayamba dan Hilton Moreira, sedang gol balasan PSPS dicetak Herman Dzumafo.
Bermain di hadapan publik sendiri, pasukan Kashartadi mencetak gol cepat di menit pertama. Menerima umpan dari sisi kiri pertahanan PSPS, Keith Kayamba melepaskan tendangan keras tanpa mampu dicegah Fance Hariyanto. Ini adalah gol ketiga Kayamba musim ini.
Unggul satu gol tak membuat SFC mengendurkan serangan dan 10 menit berselang mereka berhasil mencetak gol kedua. Berawal dari umpan Kayamba dari sisi kiri pertahanan PSPS, Hilton melepaskan tembakan setengah voli yang mengoyak pojok gawang PSPS. Gol ini juga merupakan gol perdana mantan pemain Persib dan Deltras dengan seragam Sriwijaya FC di ISL.
Unggul dua gol membuat tuan rumah agak mengendurkan serangan di babak pertama. Namun hal ini tak bisa dimanfaatkan PSPS untuk mencetak gol hingga babak pertama usai. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-51, Hilton Morera hampir saja menambah lagi keunggulan tuan rumah andai saja sundulannya tak menyamping ke jala Fance.
Menit ke-73, tembakan jarak jauh Ali Khadafi nyaris membobol jala Sriwijaya FC. Namun, kesigapan yang baik diperlihatkan Ferry Rotinsulu yang berhasil menggagalkan bola yang hampir masuk ke dalam gawangnya. Kiper timnas itu juga sukses membendung tendangan jarak jauh dari Zaenal Arif.
Namun akhirnya Ferry tak kuasa membendung tendangan keras Herman Dzumafo di menit 88, memanfaatkan celah di pertahanan tuan rumah, yang sekaligus memperkecil ketertinggalan tim tamu. Namun gol itu tak kuasa menghindarkan PSPS dari kekalahan 1-2 atas tuan rumah.
Bermain di hadapan publik sendiri, pasukan Kashartadi mencetak gol cepat di menit pertama. Menerima umpan dari sisi kiri pertahanan PSPS, Keith Kayamba melepaskan tendangan keras tanpa mampu dicegah Fance Hariyanto. Ini adalah gol ketiga Kayamba musim ini.
Unggul satu gol tak membuat SFC mengendurkan serangan dan 10 menit berselang mereka berhasil mencetak gol kedua. Berawal dari umpan Kayamba dari sisi kiri pertahanan PSPS, Hilton melepaskan tembakan setengah voli yang mengoyak pojok gawang PSPS. Gol ini juga merupakan gol perdana mantan pemain Persib dan Deltras dengan seragam Sriwijaya FC di ISL.
Unggul dua gol membuat tuan rumah agak mengendurkan serangan di babak pertama. Namun hal ini tak bisa dimanfaatkan PSPS untuk mencetak gol hingga babak pertama usai. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-51, Hilton Morera hampir saja menambah lagi keunggulan tuan rumah andai saja sundulannya tak menyamping ke jala Fance.
Menit ke-73, tembakan jarak jauh Ali Khadafi nyaris membobol jala Sriwijaya FC. Namun, kesigapan yang baik diperlihatkan Ferry Rotinsulu yang berhasil menggagalkan bola yang hampir masuk ke dalam gawangnya. Kiper timnas itu juga sukses membendung tendangan jarak jauh dari Zaenal Arif.
Namun akhirnya Ferry tak kuasa membendung tendangan keras Herman Dzumafo di menit 88, memanfaatkan celah di pertahanan tuan rumah, yang sekaligus memperkecil ketertinggalan tim tamu. Namun gol itu tak kuasa menghindarkan PSPS dari kekalahan 1-2 atas tuan rumah.
Langganan:
Postingan (Atom)

